Info Sekolah
Jumat, 06 Nov 2026
  • SLB G-AB Helen Keller Indonesia Yogyakarta berdiri sejak tanggal 25 Juni 1996, didirikan oleh para Suster Putri Maria dan Yosef (PMY) yang berpusat di Wonosobo.
18 November 2024

SLB G-AB Helen Keller Indonesia Terlibat dalam Misa Inklusi Gereja Santa Teresia Liseux Paroki Sedayu

Senin, 18 November 2024 Kategori : Uncategorized

Gereja adalah rumah bagi semua orang. Gereja menjadi perpanjangan tangan Allah yang menunjukkan harapan di tengah perbedaan dan ketidakadilan yang dialami kaum disabel. Dengan Perayaan Ekaristi umat merasakan bahwa Tuhan itu dekat, merasakan bahwa Tuhan bersama umat-Nya. Impian akan adanya Perayaan Ekaristi yang memfasilitasi dan mengakomodir kebutuhan-kebutuhan kaum disabel agar nyaman, mudah dipahami semua dari berbagai ragam disabilitas agar iman mereka diteguhkan dan dikuatkan, menjadi harapan yang semakin nyata. Kaum disabel merasa diterima sebagai bagian dari Gereja semesta dengan pengalaman kebersamaan.
Mengambil tema “Aku Disayangi Gerejaku” dilaksanakanlah Misa Inklusi dalam rangka Hari Paroki ke-97 Gereja Santa Theresia Sedayu pada Hari Minggu, 27 Oktober 2024. Misa ini diselenggarakan oleh Panitia Hari Paroki Sedayu, Kevikepan Yogya Barat, Timja Peduli Difabel Sedayu, FMKI Sedayu, dan KPKC Kevikepan Yogya Barat. Ada dua acara yang diagendakan panitia, yaitu Misa Inklusi dan ramah tamah. Perayaan Ekaristi dilaksanakan dengan konselebrasi tujuh Romo, yaitu Romo Antonius Hadi Cahyono Pr (Romo Paroki Sedayu), Romo Adolfus Suratmo Atmomartaya Pr (Romo Komisi KPKC Kevikepan Yogya Barat), Romo Yohanes Dwi Harsanto Pr (Romo Vikep Kategorial), Romo AR. Yudono Suwondo Pr (Romo Vikep Yogya Barat), Romo Cosmas Chistian Timur Pr, Romo Dominicus Bambang Sutrisno Pr, dan Romo Romo Koko Kristanto Pr (Romo Vikaris Paroki Sedayu). Konselebran utama Misa Inklusi kali ini dipimpin oleh Romo AR. Yudono Suwondo Pr (Romo Vikep Yogya Barat). Harapan panitia agar dari MIsa Inklusi ini kaum disabel di paroki-paroki mendapat tempat dan terlibat dalam kehidupan menggereja.
Misa Inklusi ini menarik karena melibatkan komunitas-komunitas disabel sebagai petugas dan peserta misa, diantaranya adalah Komunitas Pinilih Sedayu, SLB G – AB Helen Keller Indonesia, Komunitas Tuli Adeco, serta kaum disabel di wilayah paroki-paroki se Kevikepan Yogya Barat dan sekitarnya. Mereka sangat antusias dan senang dengan keterlibatan mereka dan menambah kepercayaan diri mereka. Dalam homili para romo yang bergantian memberikan siraman rohani bagi para kaum disabel dan umat memberikan pesan bahwa kaum disabel dicintai Tuhan lewat talenta yang mereka miliki dan harus mereka syukuri, tidak hanya memikirkan tentang keterbatasan. Kaum disabel diharap pula mampu berupaya mandiri dan menggunakan talenta mereka untuk hidup bagi diri sendiri dan sesama.
Setelah Perayaan Ekarsti selesai dilanjutkan dengan ramah tamah yang setting tempatnya diatur sedemikian rupa supaya kaum disabel dan umat dapat berinteraksi dan berbincang sambil menikmati lagu yang dilantunkan dengan merdu oleh Abeth Hardiansyah Nababan diiringi oleh Benedictus Jefry dan para guru SLB G – AB Helen Keller Indonesia. Para peserta ramah tamah ikut bernyanyi dengan senang.

(Beni Cahyadi Maryanto, S.Sos.)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar

 

Alamat

SLB G-AB Helen Keller Indonesia Yogyakarta
Jl. RE. Martadinata 88A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, 55253

SLB G-AB Helen Keller Indonesia Sedayu
Sedayu RT 54, Argosari, Sedayu, Bantul