Info Sekolah
Jumat, 06 Nov 2026
  • SLB G-AB Helen Keller Indonesia Yogyakarta berdiri sejak tanggal 25 Juni 1996, didirikan oleh para Suster Putri Maria dan Yosef (PMY) yang berpusat di Wonosobo.

Perayaan Pesta St. Vincentius a Paulo : Diutus Bukan Hanya Untuk Mencintai Allah, Melainkan Juga Agar Allah Dicintai (Bagian 1)

Rabu, 18 Oktober 2023 Oleh : SLBHelenKeller

Pesta perayaan St. Vincentius di Wirobrajan diawali dengan doa ibadat bersama dengan Suster, Bapak/Ibu Guru, Bapak/Ibu Asrama dan anak-anak HKI di Wirobrajan. Ibadat dipimpin oleh Ibu Theresia Hartini. Pesta St. Vincentius tahun ini mengambil tema “Diutus bukan hanya untuk mencintai Allah, melainkan juga agar Allah dicintai”.

Suster Cresent menyampaikan bahwa maksud dari tema perayaan St. Vincentius tahun ini adalah, bahwa kita tidak hanya mencintai Allah dalam karya pelayanan kita tetapi kita juga sungguh-sungguh mencintai Allah melalui anak-anak yang kita layani. Melayani Tuhan bisa kita lihat melalui dan dalam diri anak-anak yang kita layani setiap harinya. Melayani Tuhan harus dengan sepenuh hati, harus dengan keringat yang bercucuran. Kita harus benar-benar tulus dan penuh cinta kasih dalam melayani anak-anak kita, supaya kita bisa sampai pada pengalaman iman kita ini. Seperti halnya yang dialami oleh St. Vincentius dalam sejarah hidupnya.

Kita sebagai Vinsensian harus bisa melihat Tuhan melalui anak-anak yang kita layani, yaitu anak-anak special. Kita juga harus memiliki spiritualitas yang berarti hidup dalam kasih kepada Tuhan. St. Vincentius memahami bahwa mencintai Tuhan berarti bekerja keras untuk Tuhan, “saudara-saudaraku, marilah kita mencintai Tuhan, mari kita mencintai Tuhan lagi, tetapi dengan keringat yang bercucuran dan dengan menyingsingkan lengan baju.”

Menurut St. Vincentius, kasih kepada Tuhan dengan sendirinya menghasilkan kerja, usaha untuk melakukan kehendak Tuhan. Oleh karena itu, bagi St. Vincentius doa dan kerja adalah satu dan sama, doa berlanjut dalam kerja, kerja dalam doa. St. Vincentius tidak segan-segan memberikan nasihat berikut kepada para Suster Cinta Kasih, “ Jangan kuatir jika para suster terpaksa meninggalkan doa untuk melayani orang miskin, karena ini berarti meninggalkan Tuhan dan bertemu kembali dengan Tuhan dalam diri orang miskin.” Meninggalkan Tuhan demi Tuhan.

Dalam melanjutkan karyanya, St. Vincentius ingin pengikutnya memiliki 5 semangat, yaitu:

  1.  Kesederhanaan

Sederhana dalam cara pandang kepada orang miskin, melayani dengan cinta kasih.

Tidak dua kali lipat atau tiga kali lipat, tidak setengah hati, melainkan tunggal, kehendak Tuhan.

  • Kerendahan hati

Merupakan suatu keutamaan yang menyadarkan kita bahwa kita adalah makhluk kecil di hadapan Tuhan, kita mengenal dan menerima diri sendiri seperti apa adanya, juga hal-hal negatif tentang diri kita. Kerendahan hati adalah tidak mempromosikan diri sendiri dengan membicarakan sukses dan kehebatan. Sukses dan kehebatan adalah rahmat Tuhan.

  • Cinta kasih

Kasih Kristus mendorong untuk mencintai orang-orang miskin. “Inilah kasih, kita tidak mengasihi Tuhan, tetapi Allah mengasihi kita …. (1 Yohanes 4:10). Hasil dari kasih adalah kita mengasihi Tuhan dengan memberikan waktu dan ruang kepada-Nya. Untuk merasakan kasih Tuhan di hati kita.

  • Kelembutan hati

Sebagai pengikut Kristus harus tetap lemah lembut meskipun menghadapi perilaku dan sikap yang menyakitkan.

  • Menyelamatkan jiwa-jiwa

Semangat untuk menyelamatkan umat manusia yang jauh dari Allah, keluar dari jalan Allah dengan menarik mereka kembali dalam jalan yang benar dengan Allah, hidup seturut kehendak Allah, dan mengantar manusia menuju persahabatan sejati. Dengan kata lain suatu semangat untuk menyelamatkan umat manusia dan mengembalikan ke hubungan yang benar dengan Tuhan.

Maka marilah kita juga menanamkan semangat yang diajarkan St. Vincentius dalam diri kita masing-masing dan dalam hidup kita setiap harinya, terutama untuk melayani anak-anak HKI yang sangat special yang harus kita layani dengan sepenuh hati, supaya bentuk pelayanan kita pada mereka sangat berarti dan berguna bagi kemajuan dan kemandirian anak-anak HKI terutama. Dengan pelayanan kita kepada anak-anak special, diharapkan dapat menyentuh dan membawa orang -orang yang berelasi dengan kita juga mencintai Allah.

(Veronica Sri Yatun)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar

 

Alamat

SLB G-AB Helen Keller Indonesia Yogyakarta
Jl. RE. Martadinata 88A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, 55253

SLB G-AB Helen Keller Indonesia Sedayu
Sedayu RT 54, Argosari, Sedayu, Bantul