
YOGYAKARTA (HKI) – SLB G-AB Helen Keller Indonesia menggelar deklarasi anti kekerasan dan perundungan pada Jumat, 22 April 2022. Deklarasi ini dihadiri langsung oleh Ketua Yasayan Dena Upakara Cangang Yogyakarta Sr. Patricia PMY, Kepala SLB G-AB Helen Keller Indonesia, guru, pendamping asrama, para Suster PMY dan semua peserta didik SLB G-AB Helen Keller Indonesia. Acara ini dipimpin oleh Ibu Angela Oktaviani Muji Rahayu, S. Pd selaku Kepala SLB G-AB Helen Keller Indonesia, dilanjutkan sambutan perwakilan dari Ketua Yayasan Dena Upakara Cabang Yogyakarta Sr. Patricia PMY, dan pembacaan ikrar deklarasi anti kekerasan dan perundungan dipandu oleh Ibu F. Krismartanti, S.Pd. yang diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan menggunakan bahasa isyarat. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan nilai positif kepada seluruh warga sekolah agar tercipta lingkungan sekolah yang ramah, aman dan nyaman antar siswa.” ujar Ibu Angela Oktaviani Muji Rahayu. Perwakilan guru SLB G-AB Helen Keller Indonesia, Scholastika Widyaningsih, S. Pd berharap dengan dideklarasikannya deklarasi anti kekerasan dan perundungan, semua guru di lingkungan HKI semakin bisa melayani anak-anak dengan cinta dan kasih sayang yang tulus. Pada akhir acara, dilakukan juga penandatanganan deklarasi anti kekerasan dan perundungan oleh seluruh warga sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh warga SLB G-AB Helen Keller Indonesia dapat menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan menghentikan segala kegiatan yang berbentuk kekerasan dan perundungan.
Tinggalkan Komentar