Wajib Kunjung Museum (WKM) merupakan program yang dicetuskan oleh pemerintah DIY untuk menjadikan museum sebagai salah satu pusat pembelajaran, penelitian, dan rekreasi bagi pelajar DIY. Dengan adanya kegiatan WKM diharapkan museum memiliki peran lebih dalam mendukung proses belajar mengajar. Tahun 2023 ini, Dinas Kebudayaan DIY memulai lagi kegiatan WKM dengan dua tipe yaitu regular untuk pelajar dan mahasiswa serta mandiri untuk komunitas dan masyarakat umum. Setiap keberangkatan kelompok WKM regular diberi fasilitas: Bus WKM, tiket, dan konsumsi. Sedangkan WKM mandiri diberikan fasilitas tiket dan konsumsi. Kapasitas bus 72 orang dengan 3 bus untuk setiap keberangkatan.
SLB G/AB Helen Keller Indonesia mendapat jadwal WKM tanggal 4 Agustus 2023 dengan destinasi Museum Air dan Museum Dirgantara. Pukul 07.00 WIB anak-anak beserta guru dan pendamping asrama berangkat dari HKI Sedayu menuju HKI Wirobrajan. Kami terbagi menjadi 2 rombongan dengan 2 mobil. Pukul 07.30 kami tiba di HKI Wirobrajan, berkumpul bersama dengan rombongan HKI Wirobrajan. Ketua rombongan memberi arahan dan membagi menjadi 3 kelompok sesuai dengan ketersediaan armada bus. Masing-masing kelompok mulai membagi diri dan mengisi daftar hadir. Sambil menunggu armada kami bersenda gurau dengan anak-anak. Beberapa wali siswa juga turut ambil bagian dalam kegiatan WKM terutama untuk siswa yang tidak berasrama. Pukul 08.30 bus yang kami tunggu datang. Diawali dengan kelompok 1 yang keluar dari gerbang sekolah menuju bus 1 yang terparkir di pinggir jalan utama, lalu diikuti dengan kelompok 2 dengan bus 2 dan kelompok 3 dengan bus 3. Saat di dalam bus, kami disambut oleh kakak pendamping dari WKM. Mereka memperkenalkan diri masing-masing dari tur guide, kondektur dan sopir bus. Kami juga diberi arahan destinasi yang ada. Pukul 08.45 kami berangkat diawali dengan doa semoga perjalanan dan kegiatan WKM berjalan baik dan lancar. Saat perjalanan, kami diberi snack sehingga anak-anak senang dan kenyang.
Pukul 09.30 kami tiba di Museum Air Jogja Bay. Kami sempat berfoto bersama sebelum masuk ke Museum Air. Kegiatan kami di awal masuk museum adalah melihat film dokumenter tentang serba-serbi air. Selesai melihat film ada sesi tanya jawab dengan anak-anak yang berani maju ke depan. Anak-anak senang karena mereka mendapat hadiah jika bisa menjaawab pertanyaan yang diajukan kakak-kakak dari WKM. Selanjutnya kita diajak tur keliling museum untuk melihat segala hal yang berhubungan dengan air, dari mulai manfaat sampai kerugiannya. Kakak dari WKM menjelaskan dengan detail setiap spot yang kami kunjungi.
Pukul 11.00 kami sudah menyelesaikan tur di Museum Air. Kami istirahat sambil makan siang bersama. Pukul 12.00 kami menuju destinasi selanjutnya, yaitu ke Museum Dirgantara. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Museum Air, namun karena kami datang di hari Jumat, kami harus menunggu cukup lama sampai museum buka lagi selesai ishoma. Pukul 13.00 museum dibuka lagi dan anak-anak mulai masuk. Tidak lupa kami berfoto bersama di depan museum. Anak-anak sangat senang melihat bermacam-macam pesawat yang ada. Bahkan mereka boleh masuk ke dalam pesawat yang boleh dinaiki. Pukul 14.00 kami selesai berkeliling dan kembali ke bus masing-masing untuk kembali pulang ke HKI Wirobrajan. Kakak pendamping dari WKM mengucapkan terima kasih dan memberi salam perpisahan.
Rombongan HKI Sedayu juga pamit pulang. Sungguh perjalanan yang melelahkan namun menyenangkan karena anak-anak dapat bermain, mendapat ilmu yang diberikan, dan sekaligus rekreasi. Kegiatan WKM sangat bermanfaat sebagai pusat pembelajaran, penelitian, dan rekreasi bagi pelajar DIY untuk mewujudkan insan yang berkarakter dan berbudaya melalui museum yang mandiri dan berdaya cipta.
(Sofiani Dewi)
Tinggalkan Komentar