Sebuah pengalaman kebersamaan yang menggembirakan pastilah selalu ditunggu kehadirannya dalam sebuah keluarga dan komunitas. Karena dari kebersamaan dan kegembiraan itulah muncul kembali semangat baru untuk semakin melayani dengan sepenuh hati dalam tugas dan pelayanan.
Pada Hari Kamis, 5 Januari 2023 pagi rombongan Keluarga Besar Helen Keller Indonesia melakukan perjalanan ke tempat ziarah Gua Maria Taroanggro Wonosobo dalam rangkaian acara Rekoleksi dan Ziarah Keluarga Besar Helen Keller Indonesia. Hadir dan mengikuti ziarah adalah Para Suster PMY, Guru-Guru SLB G – AB Helen Keller Indonesia dan Pendamping Asrama LKSAD Helen Keller Indonesia.
Rombongan berangkat dari Dena Upakara Wonosobo setelah rangkaian acara Rekoleksi selesai. Rombongan sampai di Gua Maria Taroanggro pukul 07.45 pagi. Kami disambut hujan gerimis khas kota Wonosobo sewaktu musim penghujan.
Kami berdoa bersama dengan doa rosario dengan ujub untuk memohon 5 keutamaan Santo Vincensius supaya menjadi spirit dan inspirasi bagi pelayanan para pendidik Anak Berkebutuhan Khusus. Doa Rosario dipimpin oleh Ibu Ana, Guru Ekskul Tari. Tidak ketinggalan semua yang hadir mengikuti doa rosario dan bergiliran mendoakan Doa Salam Maria. Doa Rosario kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan doa pribadi.
Setelah ziarah di Gua Maria Taroanggro rombongan mampir ke rumah Sr Crescentiana PMY yang kebetulan dekat dengan Gua Maria Taroanggro. Ada yang unik disana karena kami mencoba dan membawa pulang makanan khas Wonosobo yang baru kami kenal yaitu Cinglong, semacam stik cemilan dari ketela.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Embung Kledung, danau buatan yang memiliki pemandangan yang indah dalam hamparan Gunung Sumbing dan Sindoro. Kami berfoto sejenak dan menikmati keindahan Embung Kledung untuk kemudian melanjutkan perjalanan dan makan siang di Sigandul View Resto dan pulang ke Yogyakarta sekitar pukul 15.00. Begitu banyak pengalaman kebersamaan dan kegembiraan yang kami dapat dalam rangkaian rekoleksi dan ziarah Keluarga Besar Helen Keller Indonesia. Semoga itu semua menjadi semangat dan inspirasi baru bagi para pendidik Helen Keller Indonesia untuk semakin penuh dalam melayani Anak Berkebutuhan Khusus. (Beni Cahyadi Maryanto, S. Sos.)
Tinggalkan Komentar