SLB G – AB Helen Keller Indonesia dan LKSAD Helen Keller Indonesia menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Pesta Malaikat Pelindung pada hari Senin, 2 Oktober 2023 di aula SLB G – AB Helen Keller Indonesia Sedayu. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Vikaris Paroki Santa Theresia Sedayu, Romo Antonius Koko Kristanto Pr. Pesta Malaikat Pelindung kali ini mengambil tema “Menjadi seperti Anak Kecil”. Perayaan Ekaristi Pesta Malaikat Pelindung ini diikuti semua murid SLB G – AB Helen Keller Indonesia, baik yang di Wirobrajan maupun Sedayu. Tidak ketinggalan guru, pendamping asrama, dan karyawan ikut memeriahkan acara ini. Acara dimulai pukul 09.30 dengan Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan Lomba Fashion Show Batik anak dan guru pendamping, karena bertepatan dengan Hari Batik Nasional.
Siapakah Malaikat Pelindung itu? Hal ini dijelaskan dalam tautan Youcat.id. Dalam Perjanjian Lama Tuhan mengutus malaikat-Nya untuk melindungi bangsa Yahudi, “Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan ….“ (bdk. Kel 23:22). Kitab Mazmur (Mzm. 91:10 – 12) juga mengatakan, “Malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu; sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mareka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.” Dalam Perjanjian Baru, tepatnya pada Injil Matius (Mat. 18:10) Tuhan Yesus bersabda bahwa anak-anak dilindungi oleh malaikat pelindung, “Ingatlah, janganlah menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini, Karena Aku berkata kepadamu, ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga”.
Sementara tugas malaikat pelindung adalah untuk melindungi, membimbing kita kepada pemikiran, perbuatan dan perkataan yang baik serta mempersembahkan doa, karya-karya kita kepada Allah. Terus, bagaimana cara kerja malaikat pelindung terhadap diri kita? Malaikat pelindung berbicara dalam hati nurani kita agar kita melaksanakan kehendak Tuhan. Namun, terkadang si iblis membuat kita bimbang dan menghasut kita untuk berlaku sebaliknya, sehingga kita jatuh ke dalam dosa. Santo Hieronimus dan Basilius berkata bahwa dosa menjauhkan manusia dari malaikat pelindung. Malaikat pelindung itu bisa dikatakan sahabat kita. Jadi, yang namanya sahabat kita harus memiliki hubungan baik dan lebih peka terhadap bisikan malaikat pelindung, sehingga kita tidak jatuh ke dalam dosa. Cara membina hubungan baik dengan mereka dengan berdoa memohon perlindungan serta penyertaannya.
Romo Antonius Koko Kristanto Pr dalam homilinya mengajak kita untuk bersyukur atas pemberian Tuhan bagi kita salah satunya yaitu Malaikat Pelindung. Dengannya kita selalu dijaga dan dilindungi serta didekatkan kepada Tuhan sendiri. Perayaan Ekaristi selesai pada pukul 10.30 dan dilanjutkan dengan Lomba Fashion Show Batik. Adapun Lomba Fashion Show Batik selesai dan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang di akhir acara pada pukul 11.45.
(Beni Cahyadi Maryanto, S. Sos.)
Tinggalkan Komentar